BPKPD Sragen – Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor kini dilakukan dengan pendekatan yang lebih edukatif dan menyentuh langsung generasi muda. Melalui kegiatan GADIS PANTURA (Gerakan Disiplin Pajak untuk Rakyat), Pemerintah Kabupaten Sragen menghadirkan sosialisasi pajak di lingkungan sekolah.
Kegiatan yang dilaksanakan di SMAN 3 Sragen pada Jumat (10/4/2026) ini menjadi langkah strategis dalam menanamkan budaya taat pajak sejak dini, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat melalui lingkungan pendidikan.
Program ini merupakan kolaborasi antara BPKPD Kabupaten Sragen bersama UPPD Samsat Sragen dalam rangka sosialisasi, edukasi, serta peningkatan kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor (PKB).
Di halaman parkir sekolah, tim melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan milik siswa, guru, maupun masyarakat yang berada di lingkungan sekolah. Dari hasil kegiatan tersebut, tercatat sebanyak:
- 348 unit sepeda motor
- 8 unit mobil
telah dilakukan pengecekan status pajaknya.
Dari total kendaraan tersebut, ditemukan 28 kendaraan yang masih menunggak pajak. Namun berbeda dengan pendekatan represif, petugas memilih langkah yang lebih persuasif dengan menempelkan stiker himbauan pada kendaraan yang belum memenuhi kewajiban pajaknya.
Stiker tersebut berfungsi sebagai pengingat sekaligus bentuk edukasi agar pemilik kendaraan segera melakukan pembayaran pajak. Pendekatan ini dinilai lebih efektif dalam membangun kesadaran daripada sekadar penindakan.
Kegiatan GADIS PANTURA di lingkungan sekolah juga memiliki makna strategis. Selain menjangkau pemilik kendaraan secara langsung, kegiatan ini sekaligus memberikan edukasi kepada para pelajar mengenai pentingnya pajak sebagai sumber utama pembangunan daerah.
Melalui kegiatan ini, para siswa dapat memahami bahwa pajak kendaraan bermotor yang dibayarkan masyarakat akan kembali dalam bentuk pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Lingkungan sekolah dipilih sebagai lokasi kegiatan karena dianggap sebagai tempat yang tepat untuk membentuk karakter disiplin sejak dini. Dengan melihat langsung proses pengecekan pajak, diharapkan para pelajar akan tumbuh menjadi generasi yang sadar dan patuh terhadap kewajiban perpajakan.
Selain itu, keterlibatan sekolah juga menjadi bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan dalam mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Ke depan, kegiatan serupa direncanakan akan terus dilaksanakan di berbagai titik strategis lainnya di Kabupaten Sragen. Harapannya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya membayar pajak dapat semakin meningkat secara merata.
Melalui pendekatan edukatif, persuasif, dan berkelanjutan seperti ini, GADIS PANTURA diharapkan tidak hanya menjadi program penertiban, tetapi juga gerakan perubahan budaya menuju masyarakat yang lebih disiplin dan bertanggung jawab dalam memenuhi kewajiban pajaknya. ( N.Hart - Bidang Penagihan dan Pelaporan Pendapatan Daerah - BPKPD Sragen )

Posting Komentar untuk "Edukasi Pajak Diperluas ke Sekolah, Sejumlah Kendaraan Ditempeli Himbauan"