BPKPD SRAGEN –
Inovasi ini dijalankan melalui
pola komunikasi yang konsisten, yakni satu hari satu konten video edukasi
tentang pajak daerah, khususnya pajak kendaraan bermotor. Seluruh konten
dipublikasikan melalui akun media sosial resmi @pajakdaerahsragen,
sehingga pesan edukasi dapat menjangkau masyarakat secara luas dan
berkelanjutan.
Sejak diluncurkan oleh Sekretaris
Daerah Kabupaten Sragen dr.Hargiyanto, inovasi “One Day One Publish”
berjalan lancar dan terus berkesinambungan hingga saat ini.
Strategi Digital Edukasi Pajak
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan
dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kabupaten Sragen, Badrus Samsu Darusi, SSTP,
M.Si, menyampaikan bahwa inovasi ini menjadi salah satu strategi efektif
dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk taat membayar pajak kendaraan
bermotor.
“Melalui inovasi One Day One
Publish, kami menyampaikan edukasi pajak secara konsisten setiap hari.
Pesan yang disampaikan sederhana, mudah dipahami, dan dekat dengan kehidupan
masyarakat. Hasilnya terlihat nyata pada peningkatan penerimaan opsen PKB dan
BBNKB Kabupaten Sragen,” ujar Badrus Samsu Darusi.
Ia menegaskan, pendekatan digital
melalui media sosial menjadi langkah strategis di tengah perubahan pola
konsumsi informasi masyarakat yang semakin bergeser ke platform digital.
Konten Berkualitas Berbasis
Teknologi AI
Sementara itu, inovator One
Day One Publish, Nuryahman Hartono, ST, M.Si, yang juga menjabat
sebagai Kepala Bidang Penagihan dan Pelaporan Pendapatan Daerah BPKPD Kabupaten
Sragen, menjelaskan bahwa seluruh konten video dia produksi dengan memanfaatkan
teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
“Seluruh konten video dalam
inovasi One Day One Publish kami produksi dengan memanfaatkan teknologi
AI. Mulai dari konsep visual, ilustrasi, hingga penguatan pesan, semuanya
dirancang agar konten lebih menarik, berkualitas, dan relevan dengan kebutuhan
edukasi masyarakat,” jelas Nuryahman Hartono.
Menurutnya, pemanfaatan AI
memungkinkan produksi konten dilakukan secara efisien, konsisten, dan
berkualitas tinggi, tanpa mengurangi substansi pesan edukasi pajak yang
ingin disampaikan.
Edukasi yang Dekat dengan
Masyarakat
Konten video yang diunggah setiap
hari tidak hanya berisi himbauan, tetapi juga menampilkan keterkaitan langsung
antara pajak kendaraan bermotor dengan manfaat pembangunan daerah. Mulai dari
jalan yang lebih mulus, kelancaran distribusi logistik, hingga meningkatnya
aktivitas ekonomi masyarakat.
“Kami ingin mengubah cara pandang
masyarakat. Pajak kendaraan bukan sekadar kewajiban, tetapi bentuk kontribusi
nyata untuk pembangunan daerah. Ketika masyarakat paham manfaatnya, kepatuhan
akan tumbuh dengan sendirinya,” tambah Nuryahman.
Capaian Opsen PKB dan BBNKB
Dampak dari inovasi ini terlihat
jelas pada akhir Desember 2025. Penerimaan opsen PKB dan opsen BBNKB
Kabupaten Sragen berhasil mencapai target di atas 100 persen.
Capaian tersebut sekaligus memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD)
Kabupaten Sragen.
Badrus Samsu Darusi SSTP, MSi menilai
capaian tersebut menjadi bukti bahwa inovasi berbasis konten digital mampu
memberikan kontribusi signifikan terhadap optimalisasi pendapatan daerah.
“Keberhasilan ini menunjukkan
bahwa inovasi dan kreativitas sangat dibutuhkan dalam pengelolaan pendapatan
daerah. Edukasi yang dilakukan secara konsisten terbukti mampu meningkatkan
kepatuhan wajib pajak,” tegasnya.
Prinsip konsistensi, pemanfaatan
media sosial, serta penggunaan teknologi AI menjadi kekuatan utama dalam
menjangkau masyarakat secara berkelanjutan.
Komitmen Berkelanjutan
Ke depan, BPKPD Kabupaten Sragen
berkomitmen untuk terus menjalankan dan mengembangkan inovasi ini dengan
meningkatkan kualitas konten serta memperluas jangkauan publikasi.
“Kami akan terus berinovasi agar
edukasi pajak semakin efektif. Harapannya, budaya taat pajak dapat tumbuh kuat
di tengah masyarakat dan berdampak langsung pada pembangunan daerah,” pungkas Nuryahman
Hartono. ( Bidang Penagihan dan Pelaporan Pendapatan Daerah – BPKPD Kab.Sragen
)

Posting Komentar untuk "Dorong Peningkatan Opsen PKB dan BBNKB, Pemkab Sragen Optimalkan Inovasi “One Day One Publish”"